Sabtu, 26 Januari 2019

Jenis-jenis Hacker dan Tehniknya

Hacker merupakan otak dari kegiatan yang bersifat hacking. Sedangkan hacking adalah kompetensi dasar yang sifatnya bisa dipelajari secara personal atau otodidak. Seorang hacker biasanya identik dengan “hal” yang tidak baik, karena seorang hacker selalu berkaitan dengan peretasan sistem keamanan suatu jaringan baik itu yang dimiliki oleh suatu perusahaan, komunitas maupun perseorang.

❣ Jenis-jenis Hacker

A. Grey Hat Hacker
Jenis hacker ini merupakan jenis hacker yang sifatnya berada di antara white hat hacker dan black hat hacker. Hacker yang satu ini tidak memiliki ketetapan dalam memegang prinsipnya. Oleh sebab itu, jenis hacker yang satu ini biasanya memegang standar etika yang sifatnya ganda pada setiap kegiatan hacking-nya. Jadi, bisa dalam beberapa saat hacker ini memegang teguh prinsip hacker namun pada keadaan yang lain hacker yang satu ini dapat melanggar batas-batas hukum yang telah ditetapkan.


B. Script Kiddie Hacker
Hacker ini merupakan jenis hacker yang tidak begitu menguasai mengenai sistem komputer. Namun bukan berarti hacker ini tidak dapat menembus suatu sistem komputer, hacker jenis ini masih dapat menembus sistem komputer dengan cara memanfaat software buatan orang lain.

C. Hacktivist Hacker
Kemampuan jenis hacker ini digunaka untuk menebar pesan-pesan yang sifatnya bersinggungan dengan politik, ideology beserta agama. Biasanya jenis hacker ini melakukan teknik deface pada setiap website yang berhasil mereka retas yang tujuannya digunakan untuk menampilkan pesan-pesan tersebut pada website yang menjadi korban retasan hacker.

D. Black Hat Hacker
Hacker ini merupakan tipe hacker yang kegiatan hackingnya dilakukan untuk menembus sistem keamanan suatu sistem dengan tujuan utamanya adalah melakukan kerusakan. Mulai dari pencurian identitas, menghapus file dan berbagai jenis kerusakan lain yang pada intinya sifatnya sangat merugikan. Jenis hacker ini biasa disebut cracker.

E. White Hat Hacker
Hacker ini merupakan hacker yang sangat teguh pada setiap prinsip standar etika yang sudah ditetapkan. Dalam arti, setiap aktivitas hacking yang dilakukan sifatnya tidak boleh merugikan pihak lain. Lalu untuk apa hacker tersebut melakukan aktivitas hacker? Tujuan tipe hacker ini dalam setiap kegiatan hacking yang dilakukannya sifatnya untuk uji ketahanan suatu sistem atau server. Oleh sebab itu, tipe hacker ini selalu suka mempelajari tentang suatu sistem dan kebanyak hacker tipe ini berprofesi sebagai konsultan keamanan suatu server atau website.

Teknik Peng-Hacker-an 


A. Social Engineering
Media social memang selalu menjadi sasaran empuk para hacker. Meskipun bukan masuk dalam teknik peng-hacking-an akan tetapi social engineering sangat memiliki peran penting sebagai perangkap dari hacker untuk para pengguna. Selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang paling mudah dalam penyebaran sebuah virus komputer.


B. Distributed Denial of Service (ddos)
Teknik yang satu merupakan suatu teknik yang digunakan untuk membuat suatu jaringan atau sistem pada suatu server tidak dapat diakses kembali. Prinsip kerja teknik ddos dilakukan dengan cara memberikan jumlah paket data secara tidak terbatas kepada server. Hingga akhirnya membuat server tersebut tak lagi mampu menerimanya lalu mengalami yang namanya down system. Untuk mempermudah teknik ini, hacker biasanya bekerja secara berkoloni dan apabila server tersebut sudah mengalami dawn maka akibatnya adalah server tersebut tak bisa diakses kembali.

C. Phising technique
Teknik yang satu ini merupakan teknik yang dilakukan dengan tujuan untuk bisa mendapat suatu email dan password suatu akun dari social. Cara yang dilakukan oleh para hacker yaitu dengan membuat suatu replika halaman yang sengaja diciptakan untuk mengatahui email dan password suatu akun media social, seperti facebook, twitter dan lain-lain.

D. Bruteforce technique or WP bruteforce
Teknik yang satu ini biasa dilakukan para hacker pada website yang berasal dari wordpress. Prinsip kerja teknik yang satu ini dilakukan dengan cara “manual”. Mengapa? Sebab teknik yang satu ini dilakukan dengan cara main tebak suatu password beserta usernya yang berasal dari sebuah website. Teknik WP bruteforce dibuat atas dua program, dimana program pertama merupakan “sang eksekutor” dan program yang lainnya merupakan suatu list keyword yang digunakan untuk menebak-nebak user name beserta passwordnya. Listnya bisa didapat dari google.

E. Defice technique
Teknik defice ini merupakan teknik yang biasanya dilakukan oleh sang Hacker setelah berhasik meretas sebuah website. Teknik dilakukan dengan sengaja untuk meninggalkan “jejak” peretasan pada website yang telah diretas dengan cara menukar tampilan halaman yang telah didesign hacker tersebut. Zone-H merupakan tempat khusus bagi hacker untuk menunjukkan hasil dari defacingnya.

F. SQL Injection

Teknik yang satu dilakukan dengan cara memanfaatkan suatu keeroran pada website tersebut. Teknik SQL merupakan teknik yang sifatnya sangat mudah dan sederhana yang dilakukan oleh para hacker. Teknik ini memanfaatkan google dork untuk mencari suatu website yang sifatnya mudah untuk diretas.

Jumat, 25 Januari 2019

Macam-macam Jenis Virus

Macam-macam Jenis Virus

1. Spoofing
Spoofing adalah teknik untuk mendapatkan akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi. Dalam teknik Spoofing, untuk memalsukan bahwa mereka adalah host yang terpercaya, penyerang berpura-pura agar pengguna tidak mengetahui teknik ini.

2. DDOS (distributed denial of service)
Serangan DDOS merupakan serangan trhadap komputer atau server di dalam sebuah jaringan dengan cara menghabiskan resource yang dimiliki komputer. Sehingga komputer tersebut tidak bisa berjalan dengan baik sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang.

3.DNS Poisoning
DNS Poisoning adalah cara untuk menembus pertahanan dengan menyampaikan IP Address mengenai host. DNS Poisoning mempunyai tujuan mengalihkan lalu lintas paket data dari tujuan aslinya.

4. Sniffer
Sniffer Paket atau penganalisa paket dapat pula diartikan 'penyadap paket') yang juga dikenal sebagai Network Analyzers atau Ethernet Sniffer ialah sebuah aplikasi yang dapat melihat lalu lintas data pada jaringan komputer. Dikarenakan data mengalir secara bolak-balik pada jaringan, aplikasi ini menangkap tiap-tiap paket dan kadang-kadang menguraikan isi dari RFC(Request for Comments) atau spesifikasi yang lain. Berdasarkan pada struktur jaringan (seperti hub atau switch), salah satu pihak dapat menyadap keseluruhan atau salah satu dari pembagian lalu lintas dari salah satu mesin di jaringan.


5. Trojan Horse
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).


6. SQL Injection
Injeksi SQL atau SQL Injection memiliki makna dan arti yaitu sebuah teknik yang menyalahgunakan sebuah celah keamanan yang terjadi dalam lapisan basis data sebuah aplikasi. Celah ini terjadi ketika masukan pengguna tidak disaring secara benar dari karakter-karakter pelolos bentukan string yang diimbuhkan dalam pernyataan SQL atau masukan pengguna tidak bertipe kuat dan karenanya dijalankan tidak sesuai harapan.


7. Worm

Meskipun tidak terlalu berbahaya, namun jika dibiarkan terus menerus maka virus ini akan membuat penyimpanan komputer anda penuh dengan sangat cepat. Pasalnya, Worm sendiri merupakan salah satu virus yang mempunyai kemampuan menggandakan diri. Tentu saja ini tidak bisa terlalu lama dibiarkan berada di dalam komputer. Selain itu, Worm dapat menginfeksi komputer pengguna melalui email dan jaringan internet, sama halnya dengan Trojan.


8. Memory Resident Virus

Memory Resident Virus merupakan jenis virus komputer yang diciptakan untuk menginfeksi memori RAM. Tentu efek yang ditimbulkan dari virus ini akan mengganggu program komputer dan bahkan dapat membuat komputer menjadi sangat lambat. Adapun Memory Resident Virus akan aktif secara otomatis ketika sistem operasi komputer dinyalakan.


9.  Multipartite Virus

Fungsinya sendiri sebenarnya hampir sama dengan Memory Resident Virus, yakni sama-sama menyerang memori RAM yang kemudian akan menginfeksi sistem operasi tertentu lalu setelah itu merambah kebagian hardisk. Jika tidak diatasi dengan segera maka virus ini akan sangat menggangu. Pasalnya, Multipartite Virus sendiri mempunyai kemampuan menyerang dengan cepat sehingga dinilai sangat membahayakan kesehatan RAM maupun Hardisk komputer anda.


10. Web Scripting Virus

Web Scripting sebenarnya bukan sebuah virus, melainkan adalah suatu kode program yang digunakan untuk mengoperasikan konten yang ada dalam website. Kenapa jadi digolongkan sebagai virus? Meskipun fungsinya demikian, namun karena Web Scripting kerap mengganggu program-program pada komputer, hal itulah yang kemudian membuatnya digolongkan sebagai salah satu virus yang bernama Web Scripting Virus


11. FAT Virus

FAT Virus atau File Allocation Table Virus adalah sejenis virus komputer yang mempunyai kemampuan untuk merusak file yang ada pada perangkat komputer kita. Selain itu, kemampuan virus ini yang sangat berbahaya adalah dapat dengan mudah menyebunyikan berbagai file penting kita, sehingga seakan-akan file tersebut hilang atau telah terhapus.


12. Companion Virus

Companion Virus juga merupakan salah satu jenis virus yang dapat mengganggu data-data pribadi kita. Virus ini sendiri sulit dideteksi, karena mempunyai kemampuan bersembunyi di dalam hardisk, dan bahkan dapat mengubah format data kita menjadi format data file palsu. Contohnya, Data Kita.jpg dirubah virus ini menjadi Data Kita.Apk. Dengan itu, otomatis kita akan dibuat kesulitan mencari data yang sesungguhnya.

13. Polymorpic Virus

Polymorpic Virus merupakan salah satu virus yang sangat sulit untuk dideteksi dan dibersihkan, karena virus ini sendiri mempunyai kemampuan yang sedikit pintar. Pasalnya, Polymorpic Virus dapat membuat dirinya bersandi dengan otomatis saat sedang menginfeksi sistem. Bahkan, virus ini serta mempunyai kemampuan untuk mengubah strukturnya dan memanipulasi antivirus agar tidak menggolongkannya sebagai sebuah virus.


14. Directory Virus

Directory Virus adalah sejenis virus yang dapat menginfeksi file berekstensi exe, cara kerjanya adalah membuat sebuah program .exe tersebut hilang atau error tanpa alasan jelas saat sedang dijalankan. Dan saat anda menjalankan program tersebut, maka secara otomatis virus ini juga akan bekerja dan akan menginfeksi sistem lain. Jika virus ini sudah mulai menginfeksi, komputer anda kemungkinan akan melambat dan banyak program yang tidak dapat dibuka. Serta antivirus sendiri tidak mempan untuk membersihkan Directory Virus ini.


15. Macro Virus

Macro Virus biasanya akan mengganggu sekaligus menginfeksi file-file makro seperti .docm.xls.pps dan sejenisnya. Virus ini dibuat dengan bahasa pemrograman suatu aplikasi, justru hal itu dinilai lebih sulit dibanding dengan bahasa pemrograman suatu sistem operasi. Untuk penyebarannya sendiri, Macro Virus sering kali datang dari email-email yang pengguna terima.


16. Boot Sector Virus

Boot Sector Virus tidak menyerang program-program yang terdapat pada komputer anda, namun justru langsung menyerang bagian terkecil dalam hardisk yang disebut dengan sektor boot. Sementara Boot Sector Virus biasanya bersembunyi di dalam komponen floppy disk. Dengan kemampuan tersebut, virus ini lebih diunggulkan karena dapat bergerak ke mana pun dan menginfeksi file apa pun yang ada pada hardisk tersebut.


17. Overwrite Virus

Overwrite Virus ternyata memiliki kemampuan yang cukup hebat untuk sebuah virus, karena mampu menghapus file atau data yang sudah terinfeksi tanpa mengurangi kapasitas hard disk komputer anda. Artinya, virus ini dapat menghapus berbagai data yang ada pada perangkat komputer pengguna, baik itu data penting atau pun yang tidak semuanya bisa saja terhapus dengan otomatis tanpa mengurangi kapasitas hardisk anda. Misalnya, anda memiliki data sebesar 1 GB. Data tersebut kemudian hilang dengan otomatis dikarenakan terinfeksi oleh Overwrite Virus. Meskipun demikian, kapasitas hardisk anda akan tetap terpakai sebanyak 1 GB walaupun sebenarnya data tersebut sudah terhapus.


18. Direct Action Virus

Virus ini tergolong mudah dibersihkan dan biasanya sering menginfeksi jenis file Bat Autoxec yang ada pada hardisk. Direct Action Virus sendiri akan aktif secara otomatis saat sistem operasi komputer dinyalakan. Bahaya yang lain dari virus ini adalah mampu menginfeksi perangkat eksternal seperti flashdisk dan lainnya.

Minggu, 13 Januari 2019

Tugas 3.5


Private Sub Cmdbatal_Click()
Txtnk.SetFocus
Txtgol = ""
Txtks = ""
Txtst = ""
Txtth = ""
Txtjb = ""
Txtbag = ""
Txtgp = ""
Txttjg = ""
Txttg = ""
Txtterbilang = ""
Txtnk = ""
Txtnik = ""
End Sub

Private Sub Cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub Cmdlagi_Click()
Txtnk.SetFocus
Txtgol = ""
Txtks = ""
Txtst = ""
Txtth = ""
Txtjb = ""
Txtbag = ""
Txtgp = ""
Txttjg = ""
Txttg = ""
Txtterbilang = ""
Txtnk = ""
Txtnik = ""
End Sub

Private Sub Cmdproses_Click()
Dim s As String
s = Mid(Txtnik, 5, 1)
If s = "A" Then
Txtgol = "A"
Txtjb = "Manager"
Txtgp = "4000000"
Txttjg = "1025000"
ElseIf s = "B" Then
Txtgol = "B"
Txtjb = "Ka. Seksi"
Txtgp = "3500000"
Txttjg = "975000"
ElseIf s = "C" Then
Txtgol = "C"
Txtjb = "Staff"
Txtgp = "3000000"
Txttjg = "925000"
End If
s = Mid(Txtnik, 7, 1)
If s = "S" Then
Txtks = "S"
Txtst = "Single"
ElseIf s = "M" Then
Txtks = "M"
Txtst = "Menikah"
ElseIf s = "J" Then
Txtks = "J"
Txtst = "Janda"
ElseIf s = "D" Then
Txtks = "D"
Txtst = "Duda"
End If
s = Right(Txtnik, 3)
If s = "KEU" Then
Txtbag = "Accounting"
ElseIf s = "ADM" Then
Txtbag = "Administrasi"
ElseIf s = "SDM" Then
Txtbag = "General Affair"
ElseIf s = "EDP" Then
Txtbag = "IT Unit"
ElseIf s = "SPM" Then
Txtbag = "Security"
End If
Txtth = Left(Txtnik, 4)
Txttg = Val(Txtgp) + Val(Txttjg)
Txtterbilang.Text = Terbilang(Txttg.Text)
Txtnk.SetFocus
End Sub

Function Terbilang(Angka As String) As String
Dim n1 As String
Dim nangka, Strjmlhuruf$, intpecahan As Integer, strpecahan$, urai$, Bil1$, strtot$, bil2$
Dim x, Y, z, i As Integer
   
For i = 1 To Len(Angka)
If Not Mid(Angka, i, 1) = "." Then
nangka = nangka + Mid(Angka, i, 1)
End If
Next
   
If Len(LTrim(nangka)) = 0 Then
terbit = "Nol Rupiah"
Exit Function
End If
Strjmlhuruf = LTrim(RTrim((nangka)))
intpecahan = Val(Right(Mid(Angka, 15, 2), 2))
If (intpecahan = 0) Then
strpecahan = ""
End If
x = 0
Y = 0
urai = ""
   
While (x < Len(Strjmlhuruf))
x = x + 1
strtot = Mid(Strjmlhuruf, x, 1)
Y = Y + Val(strtot)
z = Len(Strjmlhuruf) - x + 1
   
Select Case Val(strtot)
Case 1
If (z = 1 Or z = 7 Or z = 10 Or z = 13) Then
Bil1 = "Satu "
ElseIf (z = 4) Then
If (x = 1) Then
Bil1 = "Se"
Else
Bil1 = "Satu "
End If
ElseIf (z = 2 Or z = 5 Or z = 8 Or z = 11 Or z = 14) Then
x = x + 1
strtot = Mid(Strjmlhuruf, x, 1)
z = Len(Strjmlhuruf) - x + 1
bil2 = ""
   
Select Case Val(strtot)
Case 0
Bil1 = "Sepuluh "
Case 1
Bil1 = "Sebelas "
Case 2
Bil1 = "Dua Belas "
Case 3
Bil1 = "Tiga Belas "
Case 4
Bil1 = "Empat Belas "
Case 5
Bil1 = "Lima Belas "
Case 6
Bil1 = "Enam Belas "
Case 7
Bil1 = "Tujuh Belas "
Case 8
Bil1 = "Delapan Belas "
Case 9
Bil1 = "Sembilan Belas "
End Select
Else
Bil1 = "Se"
End If
   
Case 2
Bil1 = "Dua "
Case 3
Bil1 = "Tiga "
Case 4
Bil1 = "Empat "
Case 5
Bil1 = "Lima "
Case 6
Bil1 = "Enam "
Case 7
Bil1 = "Tujuh "
Case 8
Bil1 = "Delapan "
Case 9
Bil1 = "Sembilan "
Case Else
Bil1 = ""
End Select
   
If (Val(strtot) > 0) Then
If (z = 2 Or z = 5 Or z = 8 Or z = 11 Or z = 14) Then
bil2 = "Puluh "
ElseIf (z = 3 Or z = 6 Or z = 9 Or z = 12 Or z = 15) Then
bil2 = "Ratus "
Else
bil2 = ""
End If
Else
bil2 = ""
End If
If (Y > 0) Then
Select Case z
Case 4
bil2 = bil2 + "Ribu "
Y = 0
Case 7
bil2 = bil2 + "Juta "
Y = 0
Case 10
bil2 = bil2 + "Milyar "
Y = 0
Case 13
bil2 = bil2 + "Trilyun "
Y = 0
End Select
End If
urai = urai + Bil1 + bil2
Wend
   
urai = urai + strpecahan
Terbilang = urai & "Rupiah "
Terbilang = LCase(Terbilang)
n1 = UCase(Left(Terbilang, 1))
Terbilang = n1 & Mid(Terbilang, 2, Len(Terbilang) - 1)
End Function

Tugas 3.4



Private Sub Cmdbatal_Click()

cbokode = ""

txtjudul = ""

txtpengarang = ""

txttahun = ""

txtpenerbit = ""

txtharga = ""

cbokode.SetFocus



End Sub



Private Sub Cmdkeluar_Click()

End

End Sub



Private Sub Cmdlagi_Click()

cbokode.SetFocus

cbokode = ""

txtjudul = ""

txtpengarang = ""

txttahun = ""

txtpenerbit = ""

txtharga = ""



End Sub



Private Sub cmdproses_Click()

Dim R As String

txttahun.Text = "20" & Mid(cbokode.Text, 5, 2)

R = Left(cbokode.Text, 3)

If R = "SIM" Then

txtjudul.Text = "Sistem Informasi Manajemen"

txtpengarang.Text = "Fadiya Ulfa"

txtharga.Text = "75900"

ElseIf R = "EDP" Then

txtjudul.Text = "Elektronik Data Processing"

txtpengarang.Text = "Nurul Agustina"

txtharga.Text = "62000"

ElseIf R = "MNJ" Then

txtjudul.Text = "Manajemen"

txtpengarang.Text = "Rian Hidayat"

txtharga.Text = "42000"

ElseIf R = "CDR" Then

txtjudul.Text = "Corel Draw"

txtpengarang.Text = "Siti Nur Khotimah"

txtharga.Text = "53000"

ElseIf R = "RPL" Then

txtjudul.Text = "Rekayasa Perangkat Lunak"

txtpengarang.Text = "Winda Erlianti"

txtharga.Text = "83000"

End If



R = Right(cbokode.Text, 1)

If R = "A" Then

txtpenerbit.Text = "Andi Offset Yogyakarta"

ElseIf R = "I" Then

txtpenerbit.Text = "Indah Surabaya"

ElseIf R = "S" Then

txtpenerbit.Text = "Salemba Empat"

ElseIf R = "E" Then

txtpenerbit.Text = "Elek Media Komputindo"

ElseIf R = "M" Then

txtpenerbit.Text = "Maxicom"

End If

End Sub



Private Sub Form_Load()

cbokode.AddItem "SIM-09-A"

cbokode.AddItem "EDP-10-I"

cbokode.AddItem "MNJ-11-S"

cbokode.AddItem "CDR-12-E"

cbokode.AddItem "RPL-13-M"

End Sub